Update, Info, Keluhan Tentang Industry Fintech

Tips Memilih Perusahaan FinTech Yang Terpercaya

Anda sedang membutuhkan dana cepat dengan proses yang mudah? Tenang saja, saat ini banyak sekali aplikasi FinTech yang menawarkan pinjaman dana dengan jumlah tertentu melalui proses yang simple.

Tetapi ingat, semakin banyak tawaran kita harus semakin hati-hati atas maraknya tawaran pinjaman tersebut. Banyak diantara perusahaan FinTech yang patut diwaspadai karena menawarkan bunga tidak wajar.

Berikut tips-tips yang perlu diperhatikan sebelum melakukan pinjaman online :

 

#1 Transparansi Biaya

Karena ini sifatnya yang online, tanpa tatap muka, maka kejelasan proses, persyaratan dan biaya menjadi sangat krusial sedari awal. Transparansi menjadi kunci.

Berapa bunga yang harus dibayar, jangka waktu pinjaman dan biaya – biaya terkait adalah informasi yang wajib tersedia di website pinjaman. Ideal-nya, calon nasabah sudah bisa melihat semua informasi tersebut dengan mudah dan transparan di halaman awal website.

Beberapa website pinjaman online sudah sangat transparan. Pada website, mereka sudah menjelaskan secara gamblang dan rinci persyaratan, bunga, kapan jatuh tempo dan biaya-biaya. Namun, tidak sedikit website pinjaman online yang kurang jelas mencantumkan hal – hal tersebut. Berapa bunganya tidak jelas dan biaya yang dibebankan ke peminjam tidak transparan. Nasabah perlu kerja lebih keras mengulik kedalam website untuk menemukan informasi penting tersebut.

#2 Kemudahan Persyaratan

Untuk apa pinjam online jika syaratnya sulit. Mungkin itu alasan orang melirik pinjaman jenis ini.

Kemudahan syarat adalah daya tarik pinjaman online dibandingkan kredit konvensional.

Salah satunya adalah kelengkapan dokumen. Karena banyak orang sulit mengajukan kredit ke bank akibat tidak bisa memenuhi persyaratan dokumen.

Ada pinjaman online yang hanya meminta KTP dan Foto sebagai persyaratan dokumen. Ini jelas syarat yang hampir semua orang bisa memenuhinya.

Namun, ada pula pinjaman online yang mewajibkan dokumen cukup banyak, seperti KK, rekening listrik dan lain – lain. Bukan persyaratan yang mudah dipenuhi.

Artinya, meskipun menjanjikan kemudahan dibandingkan bank, tetapi tidak semua  pinjaman online memiliki syarat yang mudah.

#3 Kecepatan Pencairan

Salah satu keunggulan yang ditonjolkan pinjaman online adalah kecepatan pencairan. Mereka klaim lebih cepat dari bank.

Tetapi kecepatan ini bervariasi diantara beberapa pinjaman online.

Pertama, ada yang menjanjikan keputusan dalam waktu 1 minggu, tetapi tidak sedikit yang sanggup mencairkan pinjaman kurang dari 1 hari.

Kedua, ini yang agak tricky, peminjam harus memperhatikan definisi dari janji kecepatan tersebut.

Buat peminjam, kapan persetujuan pinjaman dan dana masuk ke rekening. Itu hal yang paling krusial.

Masalahnya, di lapangan tidak semua pinjaman online menerapkan definisi yang sama. Ada yang bilang persetujuan cepat, jika semua syarat terpenuhi dan verifikasi selesai dilakukan. Ada pula yang antara persetujuan dan pencairan terdapat jeda waktu yang lumayan.

#4 Fleksibilitas Pengajuan

Bank memiliki sejumlah keterbatasan dalam produk pinjaman tanpa agunan. Ambil contoh, minimum pinjaman cukup besar (rata-rata diatas Rp 5 juta), jangka kredit minimum cicilan 6 bulan dan jika pelunasan dipercepat kena denda.

Pinjaman online menawarkan fleksibilitas yang tidak bisa diberikan oleh bank. Diantaranya sebagai berikut:

Pinjaman bisa lebih rendah dari Rp 5 juta. Bahkan, salah satunya memberikan kredit dari Rp 1juta.

  • Masa pinjaman ada yang bisa harian. Tidak perlu harus dicicil.
  • Pelunasan dipercepat tidak dikenakan denda.

Sewaktu Anda mencari pinjaman online, fleksibilitas ini bisa menjadi pertimbangan yang krusial. Bandingkan antar penyedia dan lihat mana yang menawarkan fleksibilitas terbaik.

Selain itu, ada Fintech yang sudah menyediakan aplikasi di Android dan IOS, ada yang belum. Ini selayaknya jadi pertimbangan pula karena mengajukan pinjaman via aplikasi lebih mudah dibandingkan via website.

Anda bisa mengecek di Google Playstore dan Apple Playstore, mana yang pinjaman online yang sudah hadir di masing – masing toko dunia maya tersebut.

#5 Coverage Area

Karena masih baru, perusahaan fintech yang menawarkan pinjaman online biasanya masih beroperasi sebatas di Jakarta dan sekitarnya.

Jadi, meskipun tertarik dan ingin mengajukan pinjaman online, Anda belum tentu bisa jika berdomisili diluar coverage area Fintech. Biasanya layanan Fintech terbatas di Jabodetabek. Namun, beberapa Fintech sudah mengembangkan sayap keluar Jakarta. Ini yang perlu Anda perhatikan, khususnya bagi yang tinggal di luar Jakarta.

SUMBER

Reaksi Anda

Share

Kirim Komentar

Tulis komentar dan pendapat Anda di bawah ini.

Kami menghargai privasi Anda dan tidak akan pernah membagikan alamat email Anda dengan orang atau organisasi manapun dan dengan tujuan apapun.


Dengan menekan tombol dibawah ini, maka Anda bertanggung jawab penuh atas semua komentar dan pendapat yang Anda kirimkan.

Copyright © 2018 idfintechwatch.com. All Rights Reserved.
To Top ↑